Bakersfield, CA — Seorang remaja setempat menghabiskan lebih dari 35 menit menceritakan kepada teman barunya tentang tenaga dan handling Honda Civic 1992 miliknya yang tak terkekang, yang menurut sejumlah sumber dibelinya "sekitar $500" pada awal musim semi.
Sang remaja, Tyler Zobrovsky, yang menyebutkan nama lengkap resminya dua kali tanpa diminta, menolak menyebutkan catatan waktu seperempat mil, namun mengatakan Civic itu "benar-benar melaju" begitu menembus 45 mil per jam. "Setelah saya pasang pedal gas aluminium, saya bisa membawanya ke sirkuit," tambahnya.
Civic itu sendiri, varian EX bercat tritone berupa patina putih, hitam, dan karat, memiliki 287.000 mil pada odometer, bumper depan yang tertahan oleh kabel ties, dan apa yang oleh sang remaja disebut "kustomisasi ekstensif." Ibunya, Ida Zobrovsky, menyebutnya "mobil yang sama, dengan stiker."
Potensi Kustomisasi Tanpa Batas
Kustomisasinya dirinci dalam sebuah folder di ponsel sang remaja. Termasuk di dalamnya paket stiker "JDM Type R" ($4,99 di Temu), sebuah sayap spoiler dari plastik matte ($11,43, dari penjual yang sama, dipasang dengan selotip dua sisi), sebuah decal "Boost Inside" yang ditempel pada mobil yang tidak memiliki boost, sebuah nomor pintu vinil bertuliskan "88" karena itu nomor balap sungguhan, lampu LED bawah bodi yang menyedot arus yang tak dimiliki alternator, dan ujung knalpot kuningan yang direkatkan ke knalpot yang ada dengan epoksi dua komponen. Sebuah stopwatch merek Tiongkok menggantung di kaca spion.
Tak satu pun dari modifikasi ini muncul dalam katalog resmi peningkatan yang disetujui Honda Motor Company.
Ia berencana melepas peredam knalpot, hanya untuk menemukan bahwa peredamnya memang sudah lenyap sepenuhnya. "Para cewek suka cara mobil ini menggeram," katanya sambil tersenyum. Para tetangga, sebaliknya, tidak suka.
"Mobil itu tidak kencang," kata tetangga yang melakukan inspeksi prapenjualan 'sebagai bantuan untuk ibu si anak.' "Sebenarnya lumayan lambat. Mesinnya ada rod knock. Transmisinya bocor. Rangkanya berkarat tembus di bagian perempat belakang. Memang maju kalau pedalnya diinjak. Tapi tidak bisa mundur."
Pertanyaan tentang legalitas kendaraan ini di jalan raya masih belum terjawab. "Ya, itu memang beban punya mobil yang sudah di-soup-up. Selalu ada modifikasi yang legal di satu kota dan ilegal di kota berikutnya," katanya. Lampu rem yang hilang mungkin tidak termasuk dalam kategori modifikasi itu, demikian saran ChatGPT.
Rencana Balapan
Sang remaja dan temannya Kevin, yang merekam proyek itu di TikTok, sedang menyiapkan Civic untuk ikut serta dalam ajang Cars and Coffee bulanan di sebuah strip mall di Highway 99, sebuah acara yang oleh sang remaja disebut "pada dasarnya sebuah balapan." Acara itu tidak memiliki pencatatan waktu, tidak memiliki sirkuit, dan tidak memiliki pemenang.
Sebagai persiapan, Tyler menyusuri area danau mencari adu kebut lampu hijau yang tak resmi. "Dua minggu lalu, saya tinggalkan sebuah Porsche dalam kepulan debu," ujarnya membanggakan. "Begitu saya lihat dia melihat ponselnya saat lampu merah, saya tahu saya bisa mengalahkannya."
Tyler dengan tekun mengabadikan setiap kemenangannya dalam ingatan. "Saya kalahkan e-scooter teman saya di seperempat mil, padahal start-nya lebih bagus."
Ketika ditanya apakah pacarnya akan hadir di balapan mendatang, Tyler ragu. "Dia, eh, tinggal di kota lain."
Ketika ditanya tentang rencana modifikasi ke depan, Tyler mengatakan ia berencana membeli subwoofer untuk jok belakang, dan 'mungkin membuat rangka kayu di sekelilingnya dari beberapa kayu 2x4 bekas di garasi.' Tapi ia harus menunggu sampai tahun depan untuk uang ulang tahun tambahan.
Para kenalan Tyler lainnya sudah bosan dengan obsesinya pada mobil. "Civvy-nya Tyler jalan sih lumayan, tapi tidak sehebat yang Tyler bilang," kata salah satu. "Kira-kira secepat minivan tante saya. Dia memang selalu nyetir terlalu kencang."
Ketika ditanya bagaimana ia bisa membiayai kendaraan itu, Tyler berkata: "Saya dapatkan kebanyakan dari uang ulang tahun dan menjual game PS4 lama saya, lalu saya kerja sekitar 10 hari mengantar Uber Eats untuk beli knob persneling kustom ini."
Satyr Satire meminta tanggapan dari Temu. Temu mengakui telah menerima pertanyaan itu dalam lima email terpisah dan menawarkan kupon diskon 30 persen.